RSUP Dr Sardjito

RS SARDJITO KIRIM TENAGA MEDIS UNTUK PEMULIHAN LAYANAN KESEHATAN ACEH UTARA

h
humas
6 Desember 2025
3 Menit Baca
RS SARDJITO KIRIM TENAGA MEDIS UNTUK PEMULIHAN LAYANAN KESEHATAN ACEH UTARA
YOGYAKARTA, (06/12/2025), RSUP Dr. Sardjito mengirimkan bantuan tenaga medis untuk membantu musibah banjir di Aceh. Bersama Akademic Health System FKKMK UGM, RSUP Dr Sardjito mengirimkan tim medis tanggap bencana untuk membantu pemulihan layanan kesehatan di RSUD dr. Muchtar Hasbi, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Pengiriman tim dilakukan menyusul terbatasnya operasional rumah sakit pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut sehingga Masyarakat terkena bencana kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan. RSUD dr. Muchtar Hasbi merupakan rumah sakit tipe D Pratama dengan kapasitas 28 tempat tidur dan total 116 tenaga kesehatan. Namun setelah bencana, kurang dari 30% tenaga kesehatan dapat bertugas sehingga pelayanan medis hanya dapat beroperasi secara terbatas dan tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang terdampak bencana. Sebagai bentuk dukungan pemulihan layanan kesehatan, tim tanggap bencana bergerak sejak tanggal 4 Desember 2025. RSUP Dr. Sardjito mengirimkan tenaga kesehatan yang terdiri atas satu Dokter Umum, satu Spesialis Penyakit Dalam, satu Spesialis Anak, satu Spesialis Orthopedi, satu Perawat Anestesi, dan satu Sanitarian. Sementara pengiriman tim tersebut dilakukan bersama dengan tim yang tergabung dengan rumah sakit lain diantaranya dari FKKMK UGM, RSA UGM, dan RSUP Soeradji Tirtonegoro. Selama ini RSUP Dr. Sardjito selalu memiliki komitemen dalam setiap kejadian bencana, pihak rumah sakit dibawah Kementerian Kesehatan ini selalu bergerak cepat sebagai wujud kepedulian dan komitmen kemanusiaan bagi bangsa dan negara. Pelaksanaan misi kemanusiaan ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dalam wadah Akademik Health System yang berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada. Tim tiba di lokasi pada Jumat, 5 Desember 2025 dan langsung bergerak menuju RSUD dr. Muchtar Hasbi sebagai pusat kegiatan. Pada hari pertama, tim dibagi menjadi dua kelompok. Tim 1 bergerak secara mobile yang terdiri dari Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anak, dan Spesialis Orthopedi menuju daerah terdampak di Kecamatan Langkahan. Sementara Tim 2, bertugas di RSUD untuk memperkuat layanan IGD dan poli. Menurut dr. Dian Novita Hermawati, Sp.PD sebagai koordinator tim dari RSUP Dr Sardjito, menyampaikan bahwa perjuangan kemanusiaan dilanjutkan pada hari kedua, Sabtu, 6 Desember 2025. Layanan yang diberikan secara mobile kedaerah terdampak langsung dikunjungi Desa Menasah Belang, Kecamatan Langkahan, dengan jumlah pasien sebanyak 93 orang, dan Dusun Bolamas, Desa Langkahan. Tim Kesehatan Mobile bergerak ke Desa Bahtya Barat dan Desa Matang Paya. Sementara itu, tim yang bertugas di RSUD memberikan pelayanan IGD serta membantu perbaikan genset rumah sakit demi memastikan keberlanjutan operasional fasilitas kesehatan. Misi ini bertujuan memperkuat layanan klinis, melakukan asesmen kebutuhan mendesak, serta meningkatkan koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat agar pemulihan sistem kesehatan di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Tim juga terus melakukan penyisiran dan asesmen tambahan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat terlayani dengan baik. Tim pertama dijadwalkan bertugas hingga 12 Desember 2025. Berdasarkan analisis kebutuhan, tim kedua akan diberangkatkan pada 9 Desember 2025, terdiri atas Apoteker, Sanitarian, tenaga teknis, serta ahli gizi. Kehadiran tim lanjutan ini diharapkan dapat memperkuat pemulihan dan membantu RSUD dr. Muchtar Hasbi kembali bangkit memberikan pelayanan kesehatan secara optimal. Diinfokan oleh Hukum dan Humas RS Sardjito Banu Hermawan,SH.,MHLi
Bagikan Artikel: