Poster ini mengedukasi masyarakat tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan virus dengue dan ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala khasnya berupa demam tinggi mendadak selama dua hari, nyeri otot, bintik merah, hingga risiko komplikasi berat berupa Dengue Shock Syndrome (DSS).
Pasien bergejala ringan sebenarnya dapat dirawat di rumah dengan pemenuhan kebutuhan cairan tubuh harian secara optimal. Untuk menurunkan demam, gunakan kompres air hangat dan parasetamol, serta hindari penggunaan aspirin atau ibuprofen yang dapat merusak fungsi trombosit. Pemantauan berkala melalui pemeriksaan darah setiap hari sangat penting dilakukan untuk menilai jumlah trombosit dan konsentrasi darah. Penderita harus segera dilarikan ke rumah sakit apabila kadar trombosit di bawah 100.000 atau timbul gejala bahaya seperti muntah berlebih dan nyeri perut. Di rumah sakit, tim medis akan memantau tanda vital serta memberikan cairan infus atau transfusi jika trombosit berada di bawah angka 20.000. Pasien diperbolehkan pulang jika sudah tidak demam minimal 24 jam tanpa bantuan obat, kondisi fisik membaik, dan trombosit stabil di atas 50.000. Keluarga diharapkan menerapkan gerakan pencegahan 4M Plus seminggu sekali untuk memutus siklus hidup nyamuk secara efektif.