- Bahan mengandung gluten seperti sereal, rye, barley, dan
- Kerang-kerangan dan hasil olahannya.
- Telur dan hasil olahannya.
- Ikan dan hasil olahannya.
- Kacang tanah, kedelai, dan hasil olahannya.
- Susu dan hasil olahannya (termasuk laktosa).
- Tree nuts dan hasil olah kacang.
- Sulfit (>10 ppm).
Kenali Alergen pada Produk Pangan
humas
20 Juni 2022
5 Menit Baca
Pernahkah Anda perhatikan kemasan makanan yang akan dikonsumsi? Adakah himbauan untuk waspada terhadap bahaya alergen pada prodak pangan yang anda beli? Pesan apa yang sebenarnya perlu dipahami oleh konsumen? Adakah dampak bahan pangan yang kita konsumsi terhadap kesehatan tubuh kita. Mari kita simak ulasan berikut ini!
Produk makanan olahan cepat saji sangat banyak dijual di pasaran. Agar tahan lama dan menambah cita rasa, tentu saja akan ditambahkan zat kimia kimia tertentu. Bahan dalam makanan terkadang mengandung zat pemicu alergi. Bahan ini sudah diolah sehingga sulit dikenali dari rasa atau teksturnya. Inilah alasan perlunya label khusus pada kemasan prodak pangan. Kandungan zat tambahan dan alergeni perlu perhatian khusus baik dari produsen maupun konsumen untuk menjamin keamanan konsumen itu sendiri. Bahan yang dapat menimbulkan alergi ini dikenal dengan istilah alergen.
Di Indonesia, keterangan tentang alergen ini telah diatur dalam Peraturan Badan POM No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Disebutkan bahwa (1) keterangan tentang alergen wajib dicantumkan pada label yang mengandung alergen; (2) pangan olahan yang diproduksi menggunakan sarana produksi yang sama dengan pangan olahan yang mengandung alergen wajib mencantumkan informasi tentang kandungan alergen.
Bahan pangan yang berpotensi menyebabkan alergi wajib dicantumkan dalam keterangan sebagai alergen dan bahan dicetak tebal. Jika anda menemukan label dengan informasi “mengandung alergen”, artinya bahan pangan tersebut mengandung satu atau beberapa bahan alergen.
Alergen didefinisikan sebagai bahan pangan atau senyawa yang menyebabkan alergi dan/ atau intoleransi. Konsumsi pangan yang mengandung bahan alergen dapat memberikan risiko kesehatan bagi konsumen yang memiliki alergi dan / atau intoleransi.
Bahan Makanan yang dikategorikan sebagai allergen oleh Balai POM adalah :
Bagikan Artikel: