RSUP Dr Sardjito

PELATIHAN PONEK ANGKATAN IV TINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN IBU DAN BAYI

h
humas
27 Juli 2026
2 Menit Baca
PELATIHAN PONEK ANGKATAN IV  TINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN IBU DAN BAYI

Dalam upaya mendukung percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan prevalensi balita stunting di Indonesia, diselenggarakan Pelatihan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) bagi Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dokter Spesialis Anak, Dokter Umum, Bidan, dan Perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut Angkatan IV. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang cepat, tepat, serta terintegrasi.

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi menjadi salah satu strategi penting dalam menekan AKI dan angka stunting. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, capaian indikator kesehatan ibu dan anak masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui pelatihan PONEK menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap fasilitas kesehatan tingkat lanjut memiliki tim yang kompeten dalam menangani kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal.

Melalui kerja sama yang solid antarprofesi, penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan komprehensif. Sinergi tersebut tidak hanya meningkatkan keberhasilan intervensi medis, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan pasien (patient safety) serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembaruan pengetahuan, keterampilan klinis, serta pengalaman praktik dalam penanganan berbagai kondisi kegawatdaruratan obstetri dan neonatal sesuai standar pelayanan. Materi yang diberikan dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam bekerja sebagai satu tim, sehingga setiap tindakan yang dilakukan dapat berlangsung secara terkoordinasi dan berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan PONEK Angkatan IV ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh di fasilitas kesehatan dan wilayah kerjanya masing-masing. Dengan semakin banyak tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi PONEK, diharapkan kualitas pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif terus meningkat sehingga berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu, kematian bayi, serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.

Bagikan Artikel: