PERDANA DI INDONESIA, RS SARDJITO KIRIM PLASMA UNTUK JADI PRODUK OBAT DERIVAT PLASMA (PODP)
humas
12 Maret 2025
3 Menit Baca
YOGYAKARTA, (05/03/2025), Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kementerian Kesehatan melalui Unit Pengelola Darah (UPD) RSUP Dr. Sardjito berhasil mengirimkan bahan baku Plasma untuk dilakukan Fraksionasi berupa proses pemisahan dan pemurnian komponen spesifik dari plasma darah untuk menghasilkan Produk Obat Derivat Plasma (PODP) yang digunakan dalam berbagai terapi medis. Plasma tersebut akan dilakukan pengolahan ke pabrik fraksionator plasma, SK Plasma dari Korea Selatan, melalui PT SK Plasma Indonesia. Pengiriman direncanakan akan dilakukan dalam dua tahap, pada 12 Maret 2025 dan 14 Maret 2025.
Pengiriman bahan baku Plasma untuk Fraksionasi, dilakukan di Depan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak RS Sardjito, dengan pelepasan secara simbolis mobil pengangkut Plasma dengan standar keamanan tinggi. Pada acara tersebut dihadiri oleh dua direksi dari RS Sardjito diantaranya Direktur Layanan Operasional dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan, Kepala UPD RS Sardjito, serta para manajer.
Menurut Dr. dr. Teguh Triyono M.Kes, Sp.PK, Subsp.KV(K), Subsp.BDKT(K) selaku Kepala UPD RS Sardjito, Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah Indonesia mengembangkan pengolahan plasma darah dalam negeri, yang bertujuan menghasilkan Produk Obat Derivat Plasma (PODP) berkualitas tinggi, seperti albumin, immunoglobulin, dan faktor pembekuan darah. Produk-produk ini sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit, terutama bagi pasien dengan kondisi kritis.
Saat ini, lanjutnya obat-obatan seperti albumin dan immunoglobulin masih harus diimpor, yang menyebabkan harga cukup tinggi. Melalui kerja sama dengan PT SK Plasma Indonesia, sistem Toll Manufacturing akan menjadi langkah awal menuju kemandirian produksi obat-obatan ini, sehingga nantinya dapat diproduksi di dalam negeri dengan harga lebih terjangkau dan mengurangi ketergantungan pada impor. Langkah ini juga sejalan dengan program transformasi Sistem Kesehatan Indonesia pada pilar Sistem Ketahanan Kesehatan terangnya lebih lanjut.
Unit Pengelola Darah RSUP Dr. Sardjito sendiri, menurut dr. Teguh telah mengantongi sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM RI sejak Mei 2021, dan merupakan Unit Transfusi Darah (UTD) rumah sakit pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi tersebut. Prestasi ini bahkan telah diakui dengan Rekor MURI. Dengan standarisasi mutu yang tinggi, UPD Sardjito kini siap memasok bahan baku plasma yang memenuhi persyaratan industri fraksionasi plasma.
Di informasikan pula bahwa sebelum pengiriman perdana ini, serangkaian uji validasi dilakukan melalui kegiatan Mock-Run, termasuk Packing Qualification atau Validasi Pengemasan, guna memastikan bahwa plasma yang dikirim memenuhi standar keamanan, stabilitas suhu, dan kualitas sesuai standar Good Manufacturing Practice (GMP).
Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito, dr. Riat El Khair M.Sc, Sp.P.K., Subsp.P.I.(K),QHIA, pada acara pelepasan Pick Up Perdana Plasma untuk Fraksionasi, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam mendukung program nasional fraksionasi plasma. “RS Sardjito dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama para pendonor darah, yang selama ini dengan setia mendonasikan darahnya untuk pasien maupun kepentingan fraksionasi plasma,” Tegasnya.
Pada tahap awal ini, produk yang dikirim berupa Fresh Frozen Plasma (FFP) dengan volume 1.800 liter dahulu. Pengiriman dilakukan dengan standar suhu di bawah minus 20°C untuk menjaga mutu dan keamanan plasma hingga tiba di pabrik fraksionasi. “Harapannya kami akan dapat mengirimkan secara rutin sehingga Indonesia mampu menyediakan sendiri pemenuhan kebutuhan Produk Obat Derivat Plasma (PODP) berkualitas tinggi, seperti albumin, immunoglobulin, dan faktor pembekuan darah,” jelasnya dr. Teguh mengakhiri.
Mobil Pick Up Perdana Plasma untuk Fraksionasi selanjutnya dilepas oleh Direktur Operasional RS Sardjito, menuju Pabrik PT SK Plasma Indonesia Kawasan International Industrial City, Karawang, Jawa Barat.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito:
Telepon: (0274) 587333 ext. 1147 / 1583
Hotline: 1500705
Website: www.sardjito.go.id
Instagram: @sardjito_official
Bagikan Artikel: