RSUP Dr Sardjito

RS Sardjito Perluas Program Pengampuan Layanan Jantung ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo

h
humas
20 Desember 2024
4 Menit Baca
RS Sardjito Perluas Program Pengampuan Layanan Jantung ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo

RS Sardjito kembali melakukan program pengampuan bagi daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Bertempat di Ruang Bulat Gedung Administrasi Pusat RS Sardjito, telah dilakukan penandatangan kerjasama pengampuan layanan jantung antara RS Sardjito Yogyakarta dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo. Program pengampuan kesehatan yang dilakukan RS Sardjito, diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dan saat ini terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai bagian dari strategi pemerataan layanan kesehatan nasional, RS Sardjito ditunjuk untuk menjadi pengampu layanan kardiovaskuler bagi RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo di Sulawesi Tenggara.

Langkah ini merupakan wujud nyata dari Nawacita pemerintah yang berfokus pada peningkatan akses dan kualitas kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program pengampuan bertujuan untuk mengatasi kesenjangan layanan kesehatan antara fasilitas kesehatan di daerah maju dengan daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Melalui pengampuan, RS Sardjito memberikan pendampingan teknis dan manajerial, sekaligus memperkuat jejaring rujukan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Direktur RS Sardjito, dr.Eniarti,MSc.,SpKJ, MMR, QHIA menegaskan pentingnya program ini dalam mempercepat transfer keahlian bidang kardiovaskuler. "RS Sardjito sebagai pengampu regional memiliki sumber daya pelayanan kardiovaskuler yang unggul. Melalui kerja sama ini, diharapkan RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo mampu menangani pasien dengan lebih baik di daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi bepergian keluar kota, provinsi, atau bahkan keluar pulau untuk mendapatkan layanan kesehatan," ujarnya.

Saya berharap, lanjutnya, pengampuan ini dapat terimplementasi dengan baik, dan termonitor sesuai assesmen awal sehingga dapat diketahui kemampuan kualitas SDM yang semakin meningkat. Dengan program pengampuan ini maka kami berharap RS Oputa Yi Koo segera berdiri memberikan layanan terbaik bagi Masyarakat, Kerjasama lainnya saya rasa bisa dijalin seperti layanan Diklat sehingga paparnya.

Prof. Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD, Sp.JP(K) Sebagai Guru Besar Bidang Kardiologi dan Kedokteran Vaskular RS Sardjito FKKMK UGM yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa program pengampuan ini akan bermanfaat bagi seluruh Masyarakat, dan kami siap mendampingi tim medis di RS Oputa Yi Koo untuk mampu bersaing dengan RS lainnya.

Direktur Utama RS Sardjito juga menyampaikan bahwa selain dengan RS Oputa Yi Koo, RS Sardjito juga melakukan pengampuan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul dan RSUD Wates Kulonprogro dalam layanan Neurointervensi. Pengampuan tersebut diharapkan dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian pada pasien yang mengalami serangan stroke.

Dalam rangkaian kegiatan pengampuan ini, hadir sejumlah pejabat dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, antara lain: dr. H. Algazali, M.Kes - Plt. Direktur RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, didampingi Kabid Perencanaan dan Evaluasi, Kabid Diklat dan Litbang, Kasie Litbang, dan Kasub Hukum dan Humas

Selain itu, tim pengampu layanan kardiovaskuler dari RS Sardjito juga turut hadir untuk memberikan pelatihan, mentoring, dan supervisi bagi tenaga kesehatan RS Oputa Yi Koo. Program ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat pelayanan medis, dan mengoptimalkan jejaring rujukan.

Plt. Direktur RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, dr. H. Algazali, M.Kes, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan RS Sardjito. "Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Dengan adanya transfer knowledge dari tim pengampu RS Sardjito, kami optimis dapat meningkatkan layanan kesehatan jantung di Sulawesi Tenggara sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung."

Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran tim medis jantung, tim medis anestesi RS Sardjito. Mereka berperan aktif dalam memberikan pembekalan kepada tim kesehatan RS Oputa Yi Koo, baik melalui pelatihan teknis maupun supervisi lapangan.

Program pengampuan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas di Indonesia, khususnya dalam bidang kardiovaskuler. Masyarakat Sulawesi Tenggara kini dapat menikmati layanan jantung yang lebih baik, dekat dengan tempat tinggal mereka. Dengan kolaborasi antara RS Sardjito dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, kualitas layanan kesehatan jantung di wilayah tersebut akan terus meningkat, mengurangi kesenjangan, dan memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Bagikan Artikel: