RSUP Dr Sardjito
Edukasi Kesehatan

Atresia Ani

Edukasi Kesehatan Bedah Anak 426.5 KB
Atresia Ani
Unduh
Jenis
Edukasi Kesehatan
Periode
Bedah Anak
Ukuran File
426.5 KB

Atresia Ani atau imperforate anus adalah kelainan bawaan lahir di mana bayi baru lahir tidak memiliki anus atau bentuk anusnya tidak sempurna. Kasus ini terjadi pada 1 dari 5.000 kelahiran dan lebih sering ditemukan pada bayi laki-laki, dengan penyebab pasti yang belum diketahui. Kelainan ini dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jarak usus ke kulit: letak tinggi (lebih dari 1 cm) dan letak rendah (kurang dari 1 cm). Gejala utamanya meliputi lubang anus yang tidak ada/tidak pada tempatnya, bayi tidak bisa BAB dalam 24-48 jam, perut kembung, muntah feses, atau feses keluar dari saluran kemih/vagina. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan fisik langsung setelah lahir dan dipastikan jenisnya lewat foto rontgen. Penanganan mutlak dilakukan melalui tindakan pembedahan (operasi). Kasus letak rendah bisa langsung dipasang anus baru (anoplasty), sedangkan letak tinggi membutuhkan tiga tahap operasi yang diawali dengan pembuatan lubang pembuangan sementara di perut (colostomy). Setelah operasi, pasien memerlukan perawatan jangka panjang karena berisiko mengalami sembelit atau kesulitan mengontrol BAB.