RSUP Dr Sardjito
Edukasi Kesehatan

Kanker Payudara

Edukasi Kesehatan Penyakit Keganasan 858.3 KB
Kanker Payudara
Unduh
Jenis
Edukasi Kesehatan
Periode
Penyakit Keganasan
Ukuran File
858.3 KB

Kanker payudara terjadi karena perubahan sel yang mengalami pertumbuhan tidak normal dan tidak terkontrol pada jaringan payudara. Penyebab/ faktor Risiko. Faktor reproduksi : menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua Penggunaan hormon : Hormon Estrogen Obesitas Konsumsi lemak : Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara Terpapar radiasi Riwayat keluarga dan faktor genetic. Dengan gejala Terjadi benjolan yang permanen Benjolan itu tidak sakit dan terasa keras ketika disentuh Terjadi penebalan pada kulit payudara atau di sekitar ketiak Perubahan ukuran dan bentuk payudara Kulit payudara berkerut Dari payudara keluar cairan berupa darah Terjadi tarikan pada puting susu. Metode terapi yang dapat dilakukan Adalah Operasi, Terapi radiasi: yaitu terapi menggunakan sinar yang tinggi energi untuk membunuh sel kanker, Kemoterapi yaitu terapi menggunakan obat antikanker perawatan dirumah dengan Makan teratur dan hanya mengkonsumsi makanan sehat, hindari kafein Istirahat cukup Hindari stres Perbanyak minum air putih dan jus buah Tingkatkan konsumsi sayur-sayuran Rutin melakukan pengobatan sesuai anjuran, pencegahan infeksi luka post operasi dengan Menjaga kebersihan tubuh dengan baik, Menjaga daerah balutan jangan basah terkena cairan atau benturan, Makan dengan diet tinggi kalori tinggi protein (TKTP), Melakukan kegiatan sesuai kemampuan, minum obat teratur sesuai anjuran, istirahat cukup. Lakukan SADARI Untuk mendeteksi sejak dini. Perhatikan apabila terjadi kelainan pada payudara, adanya Perubahan bentuk, ukuran atau rasa payudara, Gumpalan baru atau penebalan pada salah satu payudara atau ketiak , Adanya kerutan, lesung/cekungan, atau kemerahan pada kulit, Perubahan posisi puting susu, ruam, atau keluaran dari putting, Nyeri atau rasa tidak nyaman yang baru dirasakan atau terasa hanya pada satu sisi payudara. Penaganan dan deteksi sejak dini dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan